Awali Dengan Niat, Akhiri Dengan Istiqomah

Ibarat lentera, niat berfungsi sebagai cahaya yang akan menuntun dan menerangi perjalanan seorang hamba dalam bertemu Allah SWT. Jika lentera tersebut memancar dengan terang, maka menjadi teranglah perjalanannya dalam bertemu Allah Azza wa Jalla.

Namun sebaliknya, jika cahaya lentera tersebut redup, maka menjadi redup pulalah jalan yang akan dilalui oleh seorang hamba untuk bisa bertemu dengan Allah Yang Maha Pencipta.

Berhati-hatilah dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini. Waspadalah setiap bisikan yang bersembunyi di dalam pikiran dan hati kita. Sebab, bisikan itulah yang selama ini seringkali menggiring manusia untuk terjerembab ke dalam jurang kegelapan. Tetapi diri kita tidak merasa terjerembab.

Bisikan yang dimaksudkan itu adalah nafsu, yaitu sesuatu yang timbul dari relung hati kita. Dialah (nafsu) yang selama ini seringkali mengajak manusia untuk berbuat ‘makar’ pada Allah Azza wa Jalla.

Nafsu jugalah yang selama ini seringkali menggaet niat suci kita dalam beribadah kepada Allah Rabbul Izzati. Tidak sedikit manusia yang hidup di akhir zaman ini, menjadi lupa pada Allah SWT.

Jika kita ingin menjadi orang yang beruntung dan berbahagia di hari akhir nanti, ingatlah bahwa segala yang baik itu selalu diawali dengan niat dan diakhiri dengan istiqomah.

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com

7Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *