Motivasi Ramadhan #9: Kemenangan di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan selalu menjadi bulan dimana kemenangan dalam segala hal telah dicapai. Dari kemenangan yang diraih oleh setiap orang yang berpuasa dengan baik dan sempurna.

Hingga kemenangan yang diraih di perang Badr, penaklukan kota Mekah, India, Sind dan banyak lainnya yang menandai sejarah Islam. Penaklukan Andalusia secara khusus menawarkan banyak pelajaran dan kisah yang luar biasa.

Sejarah mengatakan bahwa pertempuran kunci setelah Andalusia jatuh adalah pada tanggal 28 Ramadhan pada tahun 92 Hijriah, 711 Masehi.

Dalam waktu dua tahun, seluruh Semenanjung Iberia, termasuk bagian dari Portugal dan Prancis saat ini, menjadi di bawah kekuasaan umat Muslim.

Selama beberapa dekade, nilai-nilai keimanan, etika dan ajaran Islam, bersama dengan sains dan kemajuan dari segala macam menyebar sangat luas, sampai salah satu peradaban terbesar dari abad pertengahan yang gelap dan suram didirikan.

Pada 114 Hijriah, 732 M, salah satu pertempuran paling penting terjadi di bawah komando Abdulrahman Al-Ghafiqi dekat kota wisata Prancis.

Pertempuran Poitiers melihat banyak pejuang Muslim terbunuh, sedemikian rupa sehingga disebut sebagai Pengadilan Martir.

Yang perlu diperhatikan dalam pertempuran epik itu adalah instruksi yang diberikan oleh pemimpin Frank Charles Martel, yang menghadapi tentara Muslim, ketika para jenderalnya memberi tahu dia tentang keuletan dan keberanian para pejuang Muslim.

Dia mengatakan kepada mereka, “Jangan hadapi mereka dengan muka, karena mereka akan melenyapkanmu seperti banjir yang luar biasa, karena mereka memiliki kekuatan yang membanjiri bahkan yang terbaik dari perisai dan baju besi. Namun, tunggu sampai tangan mereka penuh dengan sepatu bot, ketika mereka puas di tempat baru mereka dan ketika mereka mulai berdebat tentang kepemimpinan. Maka mereka akan berbeda dan akan menggunakan beberapa untuk melawan yang lain. Saat itulah mereka akan dikalahkan”.

Dan memang, prediksi Martel terbukti benar. Dalam beberapa narasi sejarah; sepatu bot yang banyak dan berat adalah salah satu alasan paling penting untuk dikalahkan hari itu.

Kita semua berdoa agar hati dan pikiran dipandu oleh Ramadhan, untuk memahami tidak hanya pelajaran sejarah, tetapi juga untuk memahami elemen-elemen nyata dalam mencapai hal-hal besar yang dilakukan umat Islam. Ramadhan Mubarak.

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com
.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *