Motivasi Ramadhan #13: Jangan ‘Remehkan’ Shalat Tarawih

Bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Ia tidak hanya terletak pada kewajiban berpuasa bagi umat muslim, tetapi juga ragam ibadah selama bulan Ramadhan, diantaranya adalah ibadah shalat tarawih.

Seringkali seorang muslim menganggap ‘sepele atau remeh’ terhadap ibadah shalat tarawih ini, karena jumlah rakaat yang panjang dan hukumnya yang sunnah.

Rasulullah SAW yang dijamin oleh Allah SWT dengan surganya saja melaksanakan shalat tarawih, lalu apakah umatnya boleh begitu saja meninggalkannya, hanya karena hukumnya sunnah.

Shalat tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang khusus dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan. Durasi waktunya cukup lama, karena shalat tarawih dilakukan dalam hitungan rakaat yang cukup banyak serta ditambah dengan shalat witir.

Ada yang mengerjakan shalat tarawih sebanyak 11 rakaat, ada pula yang dikerjakan 23 rakaat bahkan lebih. Walau memakan waktu panjang dalam mengerjakannya, seorang muslim harus selalu antusias mengisi shaf-shaf di masjid untuk mendirikan shalat tarawih ini.

Apalagi, ada keutamaan yang besar di balik shalat tarawih.

Siapa pun seorang muslim yang mengerjakan ibadah shalat tarawih akan memperoleh keistimewaan berupa ampunan dosa. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR Bukhari dan Muslim)

Jadi, yang mendapat pahala seperti hadits tersebut itu bukan yang hanya asal shalat tarawih saja, tetapi yang melaksanakan shalatnya dengan penuh iman dan mencari pahala serta ridho Allah SWT. Merekalah yang akan mendapatkan ampunan atas dosa-sosa masa lalunya.

Jika shalat berjamaah sebanyak dua rakaat saja pahalanya besar, apalagi shalat semalam penuh, pahalanya jauh lebih besar. Hal ini tentunya sebanding dengan perjuangan dan pengorbanan serta keikhlasan yang diberikan saat mengerjakannya.

Alhamdulillah, bersyukur di bulan Ramadhan ini Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua. Hanya dengan shalat tarawih saja, dinilai setara dengan shalat semalam penuh.

Dari Abu Dzar Al Ghifari ra, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ditulis untuknya pahala melaksanakan shalat satu malam penuh”. (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com
.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *