Raih Pahala Ramadhan Terbaik, Jangan Disia-siakan

Cecep Y Pramana

Ramadhan adalah bulannya bulan. Bulan yang mulia, bulan yang suci, dimana kita bisa berlomba-lomba mendapatkan kebaikan di dalamnya, yaitu amal ibadah, mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Dan ketika ibadah Ramadhan tahun lalu kita akhiri, maka salah satu harapan yang ada di dalam jiwa kita adalah keinginan untuk bisa menjumpai dan menikmati lagi dengan bulan Ramadhan pada tahun berikutnya. Dan hal itu kini kita semua telah memasukinya hingga pertengahan Ramadhan

Alhamdulillah, harapan itu telah terpenuhi pada hari ini, karena itu kita berharap semoga Allah SWT benar-benar menyampaikan usia kita hingga akhir Ramadhan, bahkan pada Ramadhan tahun-tahun yang akan datang.

Karenanya, kehadiran bulan Ramadhan tahun ini insya Allah jangan kita sia-siakan begitu saja. Sebagai orang yang gembira atas datangnya kembali bulan Ramadhan, maka target yang ingin kita capai adalah mendapatkan nilai-nilai keistimewaan dari bulan Ramadhan itu sendiri.

Banyaknya pahala yang Allah SWT turunkan di dalam bulan Ramadhan, salah satunya adalah Alquran. Alquran pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan.

Selain itu, pintu surga yang kita ingin sekali bisa masuk ke dalamnya dengan segala kenikmatannya dibuka pada bulan Ramadhan, sedangkan pintu neraka ditutup. Di bulan Ramadhan ini, dosa-dosa kita dimasa lalu akan diampuni.

Ini merupakan peluang yang sangat besar yang diberikan Allah SWT dan kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan itu. Karena rahasia puasa merupakan sesuatu yang amat penting bagi kita semua, sehingga kegembiraan kita ini akan membuat kita bisa melaksanakan ibadah Ramadhan dengan perasaan yang ringan.

Kita tidak perlu malu apalagi bersedih hati dengan kedatangan Ramadhan ini. Karenanya, kita harus tunjukkan kegembiraan kita dalam mengisi hari-hari terbaik di bulan Ramadhan.

Kegembiraan kita terhadap bulan Ramadhan harus kita tunjukkan dengan berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan momentum setahun sekali itu sebagai momentum untuk mendidik atau mentarbiyah diri, keluarga dan masyarakat kearah pengokohan, pemantapan takwa kepada Allah SWT.

Ini adalah sesuatu yang sangat kita perlukan bagi upaya meraih keberkahan dan kebaikan bulan Ramadhan. Sekali lagi, janganlah kita sia-siakan kesempatan sekali dalam setahun ini, apalagi kita semua akan memasuki sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. I’tikaf di bulan Ramadhan dengan mengisinya penuh kesungguhan hingga datang hari yang fitri.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *