Generasi Qur’an Tak Pernah Mati

Cecep Y Pramana

Ketika Barat menghancurkan generasi umat Muslim, yang sudah mengalami kemunduran intelektual, dengan serangan pemikiran dan politik, hingga berujung pada lemahnya tubuh umat Islam, dan runtuhnya Khilafah Islam pada 3 Maret 1924.

Mereka mengira, setelah runtuhnya Khilafah, Islam dan umatnya mati, dan tak akan pernah bangkit kembali. Ternyata mereka keliru. Umat ini adalah umat qur’an.

Selama al-qur’an masih ada dalam dada, yang mereka yakin dengannya, maka al-qur’an akan menghidupkan mereka kembali. Kini, mereka bukan saja mengkaji al-qur’an, bahkan menghapalnya.

Al-qur’an tidak hanya dihapal umat Muslim, tetapi juga mereka perjuangkan. Lihatlah, seruan untuk kembali kepada syariat Islam kini terus menggema. Menghiasi seluruh jagat.

Fenomena yang tak pernah ada pada 50 atau 60 tahun sebelumnya. Generasi al-qur’an itu kini telah kembali. Mereka siap mengambil peranan sebagaimana dahulu para sahabat, dan generasi terbaik di zamannya.

Umat Islam pun bangga dan merindukan masa lalu kejayaan Islam dan umatnya. Kini, tinggal waktu saja yang berbicara. Insya Allah, semua itu akan nyata ketika Allah SWT menyampaikan urusan-Nya.

Saat itu, tak ada siapapun yang bisa menghalanginya. Semoga kita bisa menyaksikan era itu. Kita pun menjadi bagian dari generasi itu. Generasi yang akan kembali memimpin dunia, dengan menebarkan cahaya al-qur’an. Amin ya Rabbal ‘Aalamin

.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *