@ Cecep Y Pramana
Ada saatnya kita perlu berhenti bertanya; mengapa kita terus ‘bertarung’ dengan hal-hal yang tidak kita sukai? Setiap perlawanan yang berulang sering kali justru memberi energi baru pada hal itu, membuatnya semakin kuat dan mengambil ruang yang lebih besar dalam hidup kita.
Padahal, waktu, perhatian, dan kesadaran kita adalah anugerah yang berharga. Ia layak ‘diinvestasikan’ pada hal-hal yang menumbuhkan, menguatkan, dan membawa makna. Ketika kita mengalihkan fokus pada kebaikan dan harapan, maka hidup pun perlahan bergerak ke arah yang lebih lapang dan terang.
Melepaskan keinginan untuk menyalahkan atau membalas bukanlah tanda kelemahan. Justru di sanalah kedewasaan batin bertumbuh. Kita tidak diciptakan untuk terus tinggal di masa lalu, melainkan untuk melangkah ke depan, untuk membangun, merawat, dan menjaga apa yang benar-benar kita cintai.
Bayangkan, jika dunia batin kita dipenuhi oleh nilai-nilai positif, yaitu rasa syukur, empati, dan niat baik. Maka pengaruh-pengaruh negatif akan kehilangan daya cengkeramnya. Setiap kali kita berjumpa dengan keburukan, maka selalu ada pilihan untuk menumbuhkan kebaikan yang membuatnya perlahan menjadi tak relevan.
Tantang diri kita untuk menemukan dan menapaki jalan yang lebih positif. Jangan memperbesar hal-hal buruk dengan memberi mereka energi perlawanan kita. Sebaliknya, hadirkan cinta dalam pikiran, sikap, dan tindakan. Karena di sanalah kekuatan sejati bekerja, bukan untuk melawan dunia, melainkan untuk menyembuhkannya. Bismillah…
Twitter: @CepPangeran | IG/Tiktok: cecep.asmadiredja | LinkedIn: cecep y pramana