Perjalanan Umrah, dari Madinah ke Mekkah (7)

Setelah selama tiga hari melakukan ibadah di Madinah, selepas salat zuhur, Selasa 28 November 2017 pukul 14.00 waktu setempat, kami bersiap untuk berihram guna melaksanakan ibadah umrah.

Kami bersama rombongan sejak dari Hotel Rawda al Aqiq telah memakai kain ihram. Bus rombongan nomor 67, 68, 69, 70 sudah menunggu di depan hotel, akhirnya pukul 14.05 bus yang kami tumpangi langsung berangkat menuju Masjid Bir Ali untuk mengambil Miqot.

Masjid Bir Ali atau dikenal dengan nama Masjid al Miqat. Ada juga yang menyebutnya Masjid al Ihram, hanya berjarak kurang dari 15 menit perjalanan dari Madinah. Masjid ini merupakan miqat makani atau tempat untuk memulai ihram.

Di sini seluruh jamaah yang hendak umrah, berganti pakaian ihram, berniat dan shalat dua rakaat sunah ihram. Masjid ini juga cukup luas karena ditopang areal parkir dan kamar mandi yang cukup banyak. Jarak Masjid Bir Ali ke Mekah sekitar 450 km yang biasanya ditempuh dalam 5 hingga 6 jam.

Di miqat itu, saya beserta rombongan jamaah lainnya melakukan salat sunnah dua rakaat (shalat sunnah ihram sudah saya kerjakan di Masjid Nabawi), lalu dilanjutkan dengan membaca niat umrah, ”Labbaik allahumma umratan”.

Kami pun kembali naik bus untuk melanjutkan perjalanan ke Mekkah Al Mukaromah. Dalam perjalanan yang berlangsung selama 6 jam itu kami di anjurkan berzikir atau melafazkan istighfar sebanyak-banyaknya, serta mematuhi berbagai larangan saat berihram.

Jika melanggar, kita akan dikenai dam (denda) dan diwajibkan kembali ke miqat dan mengucapkan niat dari awal lagi. Demikian ucap ustadz Iswan, pembimbing umrah rombongan bus nomor 68 dari MKU Travel (NRA Grup).

Sepanjang perjalanan menuju Mekkah kalimat Talbiah pun terus dikumandangkan. “Labaik allahumma labaik, labaik laa syarikalak, innal hamda, wani’mata laka wal mulk, la syarikalak”. Akhirnya kami pun sampai di Hotel untuk makan dan istirahat pada pukul 21.20 waktu setempat.

(Bersambung…)

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com

2Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *