Kemampuan dan Kecakapan Hidup

Baru-baru ini saya bertemu dengan seorang sepuh (saya memanggilnya dengan sebutan Aki, atau kakek). Aki Suryatna namanya, duda dengan 11 anak berusia sudah 87 tahun. Sang istri sudah mendahuluinya beberapa tahun lalu.

Namun, Aki Suryatna masih terlihat gagah dan berpikiran kedepan. Hal itu tercermin dari obrolan yang kami lakukan dengan logat sundanya. Diantara obrolan yang menghangat itu, Aki Suryatna memegang sebuah buku usang yang berisi catatan-catatan yang ditulisnya. Ia menceritakan tentang cucunya yang baru pulang dari sekolah karena memasuki liburan sekolah.

Aki Suryatna bercerita dengan antusias mengenai sekolah cucunya ini yang ia sebut sebagai pesantren penghapal alquran di daerah Kuningan. Aki Suryatna menceritakan, kalau sekolah pesantren cucunya ini, selain belajar menghafal alquran juga menerapkan kurikulum “Kemampuan dan Kecakapan Hidup” di setiap kelas.

Catatan yang Aki Suryatna ceritakan adalah mengenai daftar kemampuan dan kecakapan hidup yang akan didorong dan dikembangkan oleh para siswa-siswinya. Dan saya pikir apa yang diceritakan Aki Suryatna itu adalah daftar yang sangat berguna dan menggugah pikiran untuk orang-orang dari segala usia.

Berikut catatan yang diperlihatkan Aki Suryatna kepada saya dan saya salin (dengan di foto). Ini dia:

Integritas: bertindak sesuai dengan perasaan kita tentang apa yang benar dan salah.

Inisiatif: melakukan sesuatu karena itu perlu dilakukan.

Fleksibilitas: bersedia mengubah rencana bila diperlukan.

Ketekunan: untuk terus melakukannya.

Organisasi: merencanakan, mengatur dan mengimplementasikan dengan tertib; untuk menjaga hal-hal teratur dan siap digunakan.

Rasa humor: tertawa dan bermain-main tanpa merugikan orang lain.

Usaha: melakukan yang terbaik.

Akal sehat: menggunakan penilaian yang baik.

Pemecahan masalah: untuk membuat solusi untuk situasi sulit dan masalah sehari-hari.

Tanggung jawab: merespons bila perlu; untuk bertanggung jawab atas tindakan kita.

Sabar: menunggu dengan tenang seseorang atau sesuatu.

Persahabatan: untuk membuat dan menjaga teman melalui rasa saling percaya dan perhatian.

Keingintahuan: keinginan untuk menyelidiki dan memahami dunia kita.

Kerjasama: untuk bekerja bersama menuju tujuan bersama.

Peduli: untuk merasakan dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain.

Keberanian: kemampuan untuk bertahan dan tahan terhadap bahaya, kesulitan, atau ketakutan.

Demikian catatan kurikulum “Kemampuan dan Kecakapan Hidup” yang disampaikan Aki Suryatna. Bagaimana dengan kurikulum sekolah anak-anak kita. Insya Allah bisa berguna.

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com

3Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *