Jangan Ragu, Ucapkanlah Terima kasih

Ungkapkan perasaan syukur kita bila suatu tugas telah berhasil dilaksanakan dengan baik. Ungkapkan hal itu dengan tulus ikhlas. Seorang karyawan akan memberikan prestasi kerja yang luar biasa jika merasa dihargai.

Semua pasti akan merasa senang bila orang menghargai kita dan pekerjaan yang kita lakukan. Di banyak kantor, kita sering melihat orang-orang memamerkan kartu ucapan terima kasih dari pimpinan mereka, sepucuk surat khusus dari pelanggan (baca: donatur), atau selembar sertifikat penghargaan (yang mungkin umurnya sudah sangat tua). Hargailah pekerjaan!

Ucapkan terima kasih pada anggota tim kita. Berikan penghargaan atas keberhasilan dan prestasi mereka (baca: reward). Sampaikan terima kasih bila mereka berhasil melakukan kemajuan.

Kita bisa melakukannya secara empat mata, secara terbuka, dalam bentuk tertulis, atau dengan cara-cara yang begitu kreatif. Orang-orang yang hasil kerjanya dihargai, kemungkinan besar hasil kerjanya akan semakin baik juga.

Memperlihatkan sikap menghargai, berarti menunjukkan apa yang kita inginkan dan apa yang menurut kita penting untuk dilakukan. Tanpa umpan balik semacam itu, karyawan kita mungkin akan keliru menafsirkan apa yang bisa diterima atau dinilai tinggi.

Riset menunjukkan, bahwa manusia haus akan penghargaan. Jika menerima pujian tulus atau apa yang berhasil dilakukan dengan baik, mereka tidak hanya merasa dihargai secara batiniah, tetapi juga membuahkan kebanggaan tersendiri di kalangan keluarga dan teman-temannya.

Hal itu akan meningkatkan penghargaan mereka pada kita sebagai pemimpin. Siklus itu lalu akan terus menerus mempertahankan semangat. Sekali suatu tingkat penghargaan atas prestasi diberikan, karyawan akan bertindak dan berusaha mempertahankan citra yang telah berhasil mereka ciptakan.

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com

3Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *