Bubur Ayam Bawain, Gurihnya Mengundang Selera

Bubur ayam merupakan salah satu jenis kuliner yang terbuat dari bahan beras, dimasak sampai lunak. Kelezatan bubur ayam, sebagai salah satu menu alternatif tak lagi diragukan. Selain itu, kandungan gizi dalam bubur ayam dianggap sangat baik, khususnya bagi mereka yang sakit dan sedang dalam masa penyembuhan.

Di Indonesia terdapat beraneka jenis bubur dan hampir setiap daerah memiliki ciri khas bubur ayamnya dengan nama yang bervariasi, dikelompokkan berdasarkan asal daerahnya.

Ada bubur ayam Sukabumi, bubur ayam Manado, bubur ayam Jakarta, bubur ayam Garut, bubur ayam Bali, bubur ayam Madura, bubur ayam Cirebon, bubur ayam tinotuan dari Sulawesi Utara, dan bubur lamak asal Sumatera Barat dan masih banyak bubur lainnya.

Bubur ayam ini sangat nikmat sebagai sarapan pagi atau untuk menu makan siang dan malam. Banyak sekali yang menyukai menu bubur ayam ini karena rasanya yang nikmat dan mengenyangkan. Semua kalangan dan usia menyukainya, anak-anak, orang tua, dewasa, remaja, orang kaya, dan lain-lain.

Peluang bisnis kuliner dari usaha bubur ayam ini juga merupakan ladang bisnis yang menjanjikan. Dengan melihat pangsa pasar yang luas ini, maka tidak heran bila bisnis bubur ayam menjadi lirikan para calon pengusaha.

Salah satu bisnis kuliner yang tengah naik daun di wilayah Bekasi dan sekitarnya adalah Bubur Ayam Bawain. Bubur ayam online yang bisa dipesan lewat aplikasi ojek online ini (cek aja di Gofood Bubur Bawain) bisa meraup omset puluhan juta dalam sebulan.

Adalah Nurfitriyanto atau yang akrab dipanggil Amiyanto, owner Bubur Bawain. Ia bercerita bagaimana antusiasme para penikmat kuliner terhadap Bubur Ayam Bawain ini.

“Yang saya suka, mereka para penggemar Bubur Bawain ini, adalah mereka akan repeat order. Varian rasa yang ditawarkan cukup banyak, jadi mereka penasaran mau coba rasa yang lain juga. Bahkan dalam sehari, salah satu cabang Bubur Bawain bisa menerima orderan sampai 70 porsi,” kata Amiyanto saat ditemui di kediamannya di bilangan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat 28 Desember 2018 dan 1 Februari 2019.

Yang dilakukan Amiyanto dalam menjalankan Bisnis bubur bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, ia juga memproduksi tempe dan kedelai praktis. Saat dirinya beralih ke bisnis kuliner bubur pada 2017, Amiyanto tetap memantau bisnis tempe dan kedelai praktisnya sehingga dapat terus berjalan.

Saat ditanya alasan mengapa dirinya berjualan bubur ayam secara online. Pertama, bisnis bubur ayam ini sustainable. Dan terbukti, bubur ayam termasuk sarapan yang dicari-cari masyarakat. Kedua, inovasi berjualan bubur secara online salah satu channel marketing yang murah, mudah dan dapat dijangkau siapa pun, apalagi dibantu oleh fasilitas ojek online.

“Bubur ayam adalah makanan sepanjang masa, dan disukai oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja ataupun dewasa juga miskin maupun kaya. Bubur ayam yang kita makan biasanya disajikan hanya menu topping biasa, kuah, kerupuk, kacang, dan lain-lain,” kata Amiyanto.

Pengalamannya sebagai Quality Control di sebuah restoran, juga bidang Food and Beverage membuat Amiyanto merasa passionnya ada di bisnis kuliner. Ia juga bisa bereksplorasi dalam rasa dan aneka menu yang ditawarkan dalam Bubur Ayam Bawain.

“Di Bubur Ayam Bawain, tidak hanya menyajikan topping biasa, tapi menu topping yang beraneka ragam. Dari topping bubur ayam keju, bubur ayam gepuk daging, bubur ayam abon, bubur ayam baso, bubur ayam teri kacang, bubur ayam ebi, bubur ayam rendang, bubur ayam crispy dan masih banyak lagi. Inilah varian menu pilihan bagi semua yang suka bubur, baik pecinta tim bubur diaduk atau bubur tidak diaduk,” ucapnya sumringah.

Filosofi nama “Bawain”

Mengenai filosofi nama Bubur Ayam “Bawain”, suami dari Auliya ini punya cerita sendiri. Ia ingin merk produknya simpel dan mudah diingat masyarakat. Ia juga terinspirasi dari cerita dan pengalaman pribadinya, yaitu saat istrinya sering meminta buah tangan saat dirinya pulang dari pekerjaan atau dari bepergian, “Mas, jangan lupa pulangnya bawain ini, bawain sesuatu ya”. Akhirnya, tercetus brand “Bubur Ayam Bawain”.

Bubur Ayam Bawain dikemas dengan mangkuk khusus berbahan foodgrade, aman digunakan dan bergambar ayam jago khas mangkuk bubur ayam yang dipesan langsung dari Bandung. Penyajian bubur dan bumbu serta topping dipisah sehingga aman untuk dibawa-bawa. “Saya berharap, kemasan tersebut juga eksklusif dan tidak “malu-maluin” jika dibawa sebagai buah tangan,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, sambil menunggu proses penjajakan kerjasama, Amiyanto merencanakan membuka cabang di Semper, Jakarta Utara dekat RS Pelabuhan, Cengkareng dan Kelapa Gading. Di Cabang Semper, pelanggan bisa memesan untuk dine in dan bisa juga take away.

Ada 20 varian topping Bubur Bawain. Di antara topping yang terfavorit adalah rasa gepuk, keju, abon, dan bubur ayam spesial komplet. Harganya bervariasi, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp35 ribu. Sementara, untuk menjaga orisinalitas dan hak cipta Bubur Bawain, Amiyanto juga sudah mendaftarkan merek Bubur Ayam Bawain di Dirjen Pendaftaran Merek dan HAKI.

Sudah 8 tahun ia terjun dalam dunia bisnis dan selama itu ia jatuh bangun belajar berbisnis. “Dalam usaha, biasa kita perlu harus belajar manajemen untuk lebih baik lagi, terutama karyawan. Syukur alhamdulillah respon pasar bagus dengan hadirnya Bubur Ayam Bawain menjadi pilihan menu bagi pecinta bubur,” ungkapnya.

Kalau anda ingin pesan, cek aja di Gofood BUBUR BAWAIN cabang Bubur Bawain (Wibawa Mukti 2) Jatiasih, Bubur Bawain Cakung, Bubur Bawain Kramat Jati-Condet, Bubur Bawain Semper, Bubur Bawain Babelan, Bubur Bawain Pondok Bambu, Bubur Bawain Galaxy. Pastinya banyak pilihan menunya juga.

:: Untuk kerjasama bermitra dan pemesanan, bisa menghubungi AMIYANTO (WA: 0896-8803-4415)

5Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *