Jangan Ragu Untuk Maju Karena Kegagalan Masa Lalu

Menagisi kegagalan atau kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lalu tidak akan menghasilkan apapun. Kita hidup untuk hari ini dan masa mendatang, jangan sampai kita lanjut usia dan tidak mendapatkan apapun untuk masa depan yang lebih baik.

Kita semua pasti pernah mengalami kegagalan dan penyesalan. Contoh saja seperti keluarga, pertengkaran dengan orangtua, menyesal karena belum sempat membahagiakan mereka, tetapi Yang Maha Kuasa sudah memanggil orangtua terlebih dahulu dan sebagainya.

Dalam hal pendidikan, seringkali kecewa luar biasa karena tidak diterima di sekolah atau universitas favorit atau yang diinginkan. Dalam hal pekerjaan, ada banyak penyesalan mereka yang terpaksa bekerja padahal tidak sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan bidang yang diambil saat kuliah atau penyesalan karena tidak dapat masuk di tempat kerja yang memang diinginkan.

Pikirkan, apakah kita akan terus membiarkan diri ini lanjut usia dalam bayangan masa lalu. Padahal masih banyak cara atau hal yang dapat kita lakukan untuk masa depan kita sendiri.

Yang perlu kita ketahui, kita ini hidup untuk saat ini dan masa depan, bukan untuk masa lalu yang pernah tidak bersahabat dengan kita. Masa kini dan masa depan menanti untuk diperbaiki, menanti untuk diperbaharui, bahkan dijalani lebih baik lagi. Yang tidak akan kita dapatkan dengan terus meratapi kegagalan masa lalu.

Seringkali kegagalan masa lalu membuat kita tidak percaya diri bahwa kita mampu menggapai sukses dan bahkan mampu mewujudkan cita-cita mulia kita. Dan akhirnya ketakutan itu benar-benar membunuh kita.

Jadikan masa lalu sebagai pijakan agar kita dapat bangkit lebih kuat lagi. Boleh saja melihat masa lalu sesekali, sebagai penguat diri kita saat ini. Tetapi ingat, hidup kita saat ini harus bebas dari tangisan masa lalu.

Masa depan yang indah tidak akan tercapai jika kita hanya bisa menangisi masa lalu. Lupakan apa yang ada dibelakang kita, mari menatap ke depan, karena ada begitu banyak kesempatan bahkan peluang-peluang besar untuk meraih kesuksesan.

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com

.

2Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *