Berkurban, Wujud Ketakwaan Kepada Allah

Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu”. (QS Al Hajj: 37)

Berkurban dalam konsep Islam adalah wujud ketakwaan kita sebagai manusia kepada Allah SWT. Agama Islam, memerintah kepada kaum muslimin bahwa berkurban bukanlah sebagai penebus dosa, persembahan, atau sesaji kepada dewa atau Tuhan.

Tetapi, ia adalah sebagai bentuk ketakwaan umat kepada Allah SWT, Pencipta Alam Semesta. Selain itu, berkurban juga berarti wujud kepedulian kepada sesama.

Dengan berkurban, diharapkan kita dapat meningkatkan amal baik kepada sesama manusia. Berkurban dapat meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Apabila kita termasuk orang yang cukup dalam hal harta, hendaknya kita berkurban dimana kemudian kurban tersebut dibagikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.

Ibadah kurban juga tidak hanya sekadar seremonial belaka, tetapi merupakan bentuk pengorbanan yang tulus dan ikhlas dari seseorang. Ibadah kurban merupakan ibadah yang menunjukan ketaatan murni kepada Allah SWT.

Sedangkan tujuan dari berkurban adalah taqarrub kepada Allah SWT, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT untuk memperoleh rahmat, maghfirah dan ridho-Nya. Sudah siapkah kita berkurban. Wallahua’lam

Cecep Y Pramana | Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cepy Pramana | Google+: CecepYPramana | Email: pangeranpram@gmail.com
.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *