Dua Puluh Empat Tahun, Kebahagiaan Bersama

Cecep Y Pramana

Saat kita mencoba sekuat tenaga mencari kebagaiaan, maka kita tidak akan pernah bisa membuat diri kita bahagia, dengan apa yang tidak kita miliki. Ketika kita menunggu kebahagiaan atau membuatnya bersyarat, maka hal itu tidak akan pernah terwujud.

Kebahagiaan adalah sebuah pilihan, bukan hasil. Tidak ada yang akan membuat kita bahagia sampai kita memilih untuk bahagia. Tidak ada orang yang akan membuat kita bahagia kecuali kita memutuskan untuk bahagia.

Kebahagiaan kita tidak akan datang kepada kita. Kebahagiaan itu hanya bisa datang dari kita. Kebahagiaan adalah apa yang kita miliki, bukan apa yang orang lain lihat. Itu hanya tergantung pada sikap kita sendiri.

Kita bisa bahagia apapun keadaan kita, apapun kondisi kita. Kita tidak akan pernah bisa bahagia bila bahagia itu hanya dimiliki oleh seorang diri bukan dengan pasangan kita. Saat kita melihat pasangan bahagia, maka secara sadar kita juga akan merasakan kebahagian itu. Itu hanya tergantung pada sikap kita sendiri.

Angkatlah batasan diri kita sendiri pada sebuah nilai kebahagiaan. Hitunglah dengan banyak kebahagiaan kita bersama pasangan. Dan sebarkan kebahagiaan kita kepada pasangan, maka hal itu akan tumbuh dengan sendirinya.

Dua puluh empat tahun yang lalu, hari ini, saya menikah dengan seorang wanita tangguh yang belum saya kenal dengan baik, begitu juga dia. Kedengarannya sangat ‘klise’, tetapi saya tidak percaya betapa cepatnya waktu telah berlalu. Kebahagiaan itu bisa terpancar keluar atau tertutup gemerlapnya dunia.

Rasa syukur kepada Allah SWT karena mengirimnya kepada saya dan telah memberikan keberkahan kepada saya dengan kehidupan yang menakjubkan saat hari ini di bulan April, dua puluh empat tahun lalu, ketika kami berbagi sumpah. Berbagi kebahagiaan banyak dengannya termasuk memiliki tiga orang anak yang luar biasa. Aku mencintaimu bidadariku karenaNya.

Hari ini, tanggal 14 April, dua puluh empat tahun lalu adalah hari yang menyenangkan, bukan hanya karena suhu saat sumpah setia dalam sebuah ‘akad’ itu berkisar 24 derajat, cerah berawan dan semua orang menikmati kebagiaan yang kami rasakan.

Bidadariku, kamu adalah inspirasiku dan anak-anak, mungkin juga orang di sekitarmu, kebagiaan yang luar biasa. Selamat atas cinta KarenaNya selama dua puluh emapat tahun. Semoga tetap berjalan seperti yang kita inginkan bersama. Happy anniversary.
.
.
Twitter/IG/LINE: @CepPangeran | LinkedIn: Cecep Y Pramana | Google+:CecepYPramana | Email: cepypram@yahoo.com

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *