Usia Yang Berbatas Waktu

Cecep Y Pramana

Waktu terus berjalan tak pernah berhenti. Tak terasa, usia semakin bertambah, namun sisa waktu tinggal di dunia dari Yang Maha Hidup semakin berkurang.

Klik :: AsyiknyaBelajarDigitalOnline

Rambut yang telah berubah, gigi yang tanggal, otot tubuh yang melemah, daya ingat yang berkurang, daya pandang, daya dengar dan sebagainya. Semua itu artinya indikasi bahwa kita sudah “TUA”.

“..Gunakan masa mudamu, sebelum datang masa tuamu..”. (HR Hakim). Sejenak kita semua merenung. Apakah yang kita lakukan sudah sesuai yang diperintahkan Allah? Atau malah menjauhi apa yang diperintahkanNya.

Panjang usia, salah satu nikmat yang Allah SWT karuniakan kepada sebagian hambaNya. Nikmat yang satu ini tidak semua mendapatkan. Karena itu, isi waktu dengan baik sesuai perintah Allah SWT sebagai bentuk dari rasa bersyukur.

Mereka yang diberi karunia usia yang panjang harus terus dan selalu mendekatkan diri pada Allah SWT. “hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram“. (QS Ar Ra’du: 28)

Jika usia ini diibaratkan sebuah karir, maka orang yang telah berusia senja berarti telah berada dipuncak karir. Posisi yang telah matang ilmunya, amalnya, emosionalnya dan lain sebagainya.

Usia matang dalam sebuah karir harus menjadikan dirinya sebagai pelopor dalam kebaikan dan semangat penuh juang, terbaik dalam amalnya serta mempergunakan waktu sebaik-baiknya.

Antara bertambahnya usia yang berbatas dan kematian adalah batas terputusnya segala amal umat manusia. Hal itu merupakan sebuah kenikmatan tersendiri karena kita masih diberikan usia untuk selalu berbuat baik dan amal shaleh

Maka, meraih ‘husnul khotimah’ adalah salah satu cita-cita mulia bagi orang yang telah tua dan punya iman yang mendalam. Salah satu stimulus untuk meraihnya adalah dengan banyak beramal sholeh.

Tiada daya dan upaya kecuali rasa syukur dan nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita semuanya. Setengah abad usia ini telah berjalan, 23 Desember 1970 – 23 Desember 2020. Doa terbaik dari keluarga, kawan dan saudara semua, tetap berharap.
.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *