@ Cecep Y Pramana
Berjalan bersama orang lain memiliki banyak manfaat kesehatan dan membantu kita untuk tetap termotivasi. Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa jika kita ingin pergi cepat, maka pergilah sendiri; jika kita ingin pergi jauh, maka pergilah bersama teman.
Salah satu contoh yang baik adalah berolahraga bersama teman, terutama jalan kaki, jalan sehat atau jalan cepat. Yang terakhir, yaitu jenis jalan cepat, adalah dapat melatih jantung dan paru-paru kita dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Aktivitas ini mudah dilakukan bersama keluarga dan teman, dan pendekatan tim dapat memberikan banyak manfaat.
Berjalan cepat dengan satu atau lebih teman adalah bentuk sosialisasi, yang penting untuk kesehatan yang baik. Sosialisasi dapat membantu mencegah isolasi dan kesepian, yang dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes, radang sendi, depresi, stres kronis, dan bahkan kematian dini.
Sosialisasi juga dapat membantu melatih otak, yang melindungi kemampuan berpikir kita. Saat kita bersosialisasi, otak kita menafsirkan ekspresi wajah, ucapan, emosi, dan bahasa tubuh orang lain, dan kemudian memicu reaksi kita, mengubah pikiran kita menjadi kata-kata, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh.
Upaya ekstra dari bersosialisasi, bahkan jika kita tidak menyadarinya, mendorong koneksi sel otak, yang menjaga ketajaman berpikir dan ingatan. Kerja fisik dengan berjalan kaki juga merangsang pertumbuhan sel otak baru. Jadi, ketika kita berolahraga dengan berjalan kaki, maka kita mendapatkan manfaat ganda untuk kesehatan otak. Hal ini dapat membantu kita tetap teratur.
Kesulitan untuk tetap menjalankan rutinitas olahraga? Kita tidak sendirian. Seorang profesor madya kedokteran fisik dan rehabilitasi di Harvard Medical School dan Direktur Medis Kesehatan Holistik di VA Boston Healthcare System, bernama Dr. Edward Phillips mengatakan “Manusia tidak dirancang untuk berolahraga. Kita dirancang untuk menghemat energi. Kita suka duduk-duduk. Itu sifat alami kita”.
Dr. Edward Phillips juga menambahkan bahwa kita akan lebih berhasil mempertahankan rutinitas olahraga berjalan kaki jika kita pergi bersama dengan teman-teman. “Terutama karena dua alasan”, jelasnya.
Pertama, akuntabilitas. Teman memiliki harapan, dan kita cenderung tidak ingin mengecewakan mereka. Kita melakukan apa saja untuk selalu ada bagi orang lain. Jadi, jika kita setuju untuk berjalan bersama teman, maka kita lebih cenderung melakukannya.
Kedua, motivasi. Ketika kita berjalan bersama orang lain, maka kita saling menantang dan menyemangati. Bayangkan, kita menemui hambatan saat berjalan, tetapi orang lain di sekitar kita masih terus berjalan. Mmembuat kita menyadari bahwa hal itu bisa dilakukan, dan kita terus berjalan.
Hal lainnya adalah bahwa olahraga bersama teman itu sangat menyenangkan. Olahraga bersama teman itu lebih menyenangkan karena mengubah tugas menjadi waktu berkualitas, meningkatkan motivasi, membuat waktu lebih cepat berlalu, dan membangun hubungan sehat melalui dukungan serta sedikit kompetisi sehat.
Selanjutnya kita jadi lebih ingin rutin berolahraga daripada menganggapnya sebuah ‘beban’. Ini didukung penelitian yang menunjukkan olahraga bareng teman meningkatkan semangat, energi, dan performa, bahkan bisa jadi lebih aman dan hemat. Ayoo kita terus berolahraga…
Twitter: @CepPangeran | IG/Tiktok: cecep.asmadiredja | LinkedIn: cecep y pramana