@ Cecep Y Pramana
Beberapa catatan pendidikan dari sekolah, yang menjelaskan bahwa sekolah tersebut menerapkan kurikulum “Keterampilan Hidup” di setiap tingkatan kelas. Catatan tersebut disertai dengan daftar keterampilan hidup yang akan didorong untuk dikembangkan dan digunakan oleh anak-anak.
Saya pikir itu adalah daftar yang sangat bermanfaat dan menggugah pikiran bagi orang-orang dari segala usia. Aktivitas seperti menemukan tujuan hidup, olahraga, menghabiskan waktu di alam, bercerita, mengatur waktu, melakukan hobi, mencari penyebab pikiran negatif.
Selain iu, melakukan hal berbeda, berpikiran terbuka, menantang ketakutan, dan mengubah ketakutan menjadi antisipasi untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan memberikan perspektif positif, yang semuanya dapat diterapkan di berbagai usia. Berikut daftarnya:
Integritas: bertindak sesuai dengan rasa benar dan salah.
Inisiatif: melakukan sesuatu karena memang perlu dilakukan.
Fleksibilitas: bersedia mengubah rencana jika perlu.
Ketekunan: terus berusaha.
Organisasi: merencanakan, mengatur, dan melaksanakan dengan tertib; menjaga agar segala sesuatu tetap teratur dan siap digunakan.
Rasa humor: tertawa dan bermain-main tanpa menyakiti orang lain.
Upaya: melakukan yang terbaik.
Akal sehat: menggunakan penilaian yang baik.
Pemecahan masalah: menciptakan solusi untuk situasi sulit dan masalah sehari-hari.
Tanggung jawab: untuk merespons ketika diperlukan; untuk bertanggung jawab atas tindakan Anda.
Kesabaran: untuk menunggu dengan tenang seseorang atau sesuatu.
Persahabatan: untuk menjalin dan mempertahankan persahabatan melalui kepercayaan dan kepedulian timbal balik.
Rasa ingin tahu: keinginan untuk menyelidiki dan memahami dunia Anda.
Kerja sama: untuk bekerja sama menuju tujuan bersama.
Kepedulian: untuk merasakan dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain.
Keberanian: kemampuan untuk bertahan dan mengatasi bahaya, kesulitan, atau ketakutan. Bismillah…
Twitter: @CepPangeran | IG/Tiktok: cecep.asmadiredja | LinkedIn: cecep y pramana