@ Cecep Y Pramana Ada banyak bangsa dan gerakan yang pernah hadir, lalu perlahan hilang. Bukan semata karena kekurangan sumber daya, tetapi karena lemah dalam membaca arah masa depan. Al-Qur’an berulang kali mengajak kita menengok masa lalu, bukan untuk nostalgia, tetapi untuk belajar. Apa yang telah terjadi menjadi pijakan untuk melangkah dengan lebih jernih. Dari…
Author: ceppangeran
Menata Kembali Visi Keluarga
@ Cecep Y Pramana Sering kali keluarga dipandang sebagai sesuatu yang biasa. Dekat, akrab, tetapi kurang disadari pengaruh besarnya. Padahal dari sanalah seseorang berangkat, dan ke sanalah ia kembali. Keluarga bukan sekadar tempat pulang, tetapi tempat pertama bekal kehidupan disiapkan. Apa yang tumbuh di dalam rumah, akan terbawa ke ruang yang lebih luas. Ke masyarakat,…
Buatlah Sebuah Harapan
@ Cecep Y Pramana Ada saat ketika hidup terasa berjalan apa adanya. Maka di titik itu, harapan menjadi penting. Ia memberi arah, menghidupkan kembali alasan untuk melangkah. Buatlah sebuah harapan. Pilih yang benar-benar berarti. Bukan sekadar keinginan sesaat, tetapi sesuatu hal yang memberi dampak baik dan besar bagi hidup kita, hari ini dan ke depannya….
Jadilah Hebat
@ Cecep Y Pramana Apa pun yang kita pilih hari ini, maka jalani dengan sungguh-sungguh. Berikan yang terbaik dari diri kita. Bukan untuk terlihat hebat di mata orang lain, tetapi agar apa yang kita lakukan terasa utuh dan bermakna di dalam diri. Menjadi hebat tidak selalu tentang tampil menonjol. Tidak harus sempurna, tidak harus mengikuti…
Makna dalam Usaha
@ Cecep Y Pramana Kita sering baru menyadari arti cahaya setelah melewati gelap. Dari situlah nilai menjadi terasa. Begitu pula dengan hidup. Tanpa tantangan, hasil yang diraih akan terasa biasa saja, bahkan mudah dilupakan. Setiap hal yang benar-benar bernilai lahir dari usaha yang sungguh-sungguh. Bukan hanya tenaga, tetapi juga pikiran dan kejujuran hati yang terlibat…
Terus Melangkah Menuju yang Lebih Tinggi
@ Cecep Y Pramana Ada saat ketika kenyamanan terasa begitu menenangkan. Ia memberi jeda, memberi rasa cukup, dan membuat kita ingin berhenti sejenak lebih lama. Namun, jika dibiarkan terlalu lama, maka kenyamanan bisa perlahan meredupkan dorongan untuk melangkah lebih jauh. Merasa puas atas apa yang telah dicapai adalah hal yang wajar. Bahkan itu perlu, sebagai…
Semua Kemungkinan
@ Cecep Y Pramana Tidak semua langkah berjalan sesuai rencana. Ada saatnya jalan yang sudah disusun rapi justru tertutup di depan mata. Namun, hidup tidak berhenti di sana. Ketika satu cara tidak lagi bisa ditempuh, maka selalu ada cara lain yang menunggu untuk dijalani. Mungkin arah yang kita inginkan terasa terhalang. Seolah semua pintu yang…
Menghapus Jejak Dosa: Kembali Fitrah di Bulan Mulia
@ Cecep Y Pramana Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamdu. Allahu akbar kabiiraa, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na’budu illa iyyahu mukhlishina lahud dina wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa’dah, wa nashara ‘abdah, wa a’azza jundahu…
[30 Ramadhan] Meraih Takwa di Penghujung Ramadhan
@ Cecep Y. Pramana Hari-hari terasa begitu cepat, Ramadhan hampir berlalu. Seakan baru kemarin kita menyambutnya dengan harapan dan doa, namun kini bulan yang penuh berkah itu perlahan mendekati perpisahan. Ramadhan tahun 1447 Hijriyah segera meninggalkan kita. Tidak ada seorang pun yang mengetahui apakah kita masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun…
[29 Ramadhan] Jejak Kebaikan yang Ditinggalkan Ramadhan
@ Cecep Y Pramana Ramadhan adalah bulan yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi setiap muslim. Kehadirannya membawa suasana yang berbeda dalam kehidupan. Hati terasa lebih tenang, ibadah terasa lebih dekat. Banyak orang berusaha menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Namun Ramadhan tidak berlangsung selamanya. Setelah satu bulan penuh kita menjalani puasa, tarawih, membaca Al-Qur’an, dan…