Wanita Pengukir Sejarah: Fatimah Az-Zahra RA, Putri Rasulullah, Teladan Kesabaran dan Kemuliaan Hati (12)

@ Cecep Y. Pramana Suasana di rumah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam terasa berbeda hari itu. Fatimah Az-Zahra radhiyallahu ‘anha datang menemui ayahnya, sosok yang paling

Wanita Pengukir Sejarah: Maimunah RA, Cinta yang Tumbuh dalam Ketaatan (11)

@ Cecep Y. Pramana Tahun ketujuh Hijriah. Setelah kaum Muslimin kembali memasuki Makkah untuk melaksanakan umrah yang sempat tertunda, sebuah peristiwa penting terjadi dalam kehidupan

Wanita Pengukir Sejarah: Ummu Habibah RA, Keteguhan Iman di Negeri Seberang (10)

@ Cecep Y. Pramana Bayangkan sebuah pagi di Habasyah. Laut terbentang sangat luas, angin berembus dari arah pantai, dan rombongan kaum Muslimin yang meninggalkan Makkah

Wanita Pengukir Sejarah: Shafiyah binti Huyay RA, Keteguhan Iman, dan Kemuliaan Hati (9)

@ Cecep Y Pramana Khaibar, tahun ketujuh Hijriah. Benteng-benteng yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat baru saja menyaksikan perubahan besar. Pertempuran telah

Wanita Pengukir Sejarah: Juwairiyah binti Harits, Kehadirannya Menjadi Jalan Keberkahan bagi Kaumnya (8)

@ Cecep Y Pramana Pagi itu, Juwairiyah yang memiliki nama asli Barrah, kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam mengganti namanya menjadi Juwairiyah. Ia adalah putri Al-Harits

Wanita Pengukir Sejarah: Zainab binti Jahsyi RA, Tangan yang Bekerja, Hati yang Tak Henti Berbagi (7)

@ Cecep Y Pramana Di sebuah sudut rumah, Zainab binti Jahsyi radhiyallahu ‘anha tekun menyelesaikan pekerjaannya. Tangannya terampil mengolah bahan kulit dan membuat kerajinan yang

Wanita Pengukir Sejarah: Ummu Salamah RA, Keteguhan Hati, Kecerdasan, dan Kebijaksanaan Seorang Perempuan (6)

@ Cecep Y Pramana Pagi itu, perjalanan hijrah yang semestinya ditempuh bersama keluarga berubah menjadi perpisahan yang menyakitkan. Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha telah bersiap meninggalkan

Wanita Pengukir Sejarah: Zainab binti Khuzaimah RA, Ummul Masakin yang Menjadikan Kepedulian sebagai Jalan Ibadah (5)

@ Cecep Y Pramana Bayangkan sebuah rumah di Madinah. Di depan pintunya, orang-orang datang membawa kebutuhan dan kesulitan masing-masing. Ada yang membutuhkan makanan, ada yang

Wanita Pengukir Sejarah: Hafshah RA, Penjaga Al-Qur’an, Perempuan Teguh dalam Ibadah (4)

@ Cecep Y Pramana Bayangkan sebuah amanah besar berada di tangan seorang perempuan. Bukan emas, bukan harta, bukan pula jabatan yang membuat namanya dikenal banyak

Wanita Pengukir Sejarah: Aisyah RA, Perempuan Berilmu yang Mengabadikan Cahaya Islam (3)

@ Cecep Y Pramana Ada perempuan yang namanya dikenang karena kedudukannya. Ada pula yang terus hidup dalam ingatan umat karena ilmu, keteguhan iman, dan warisan