Cecep Y Pramana Memenuhi potensi apa yang ada sekarang. Pada saat yang sama, hargai dan manfaatkan nilai dari apa yang telah ada sebelumnya. Kita berdiri di awal masa depan yang dapat ditempa dan tidak ditentukan. Namun, kita telah dibawa ke titik ini oleh masa lalu yang spesifik dan berakhir. Saat kita bertahan dalam tindakan kita,…
Kita Adalah Keajaiban
Cecep Y Pramana Pikiran tidak secara ajaib menjadi kenyataan. Pikiran kita memiliki pengaruh besar pada diri kita, pada tindakan yang kita ambil. Dan tindakan itu menghasilkan perubahan pada dunia objektif realitas material. Jadi, dalam arti yang sangat nyata, pikiran kita memang menjadi kenyataan melalui proses magis. Dan kita adalah keajaibannya. Kita adalah koneksi yang mengubah…
Sebentang Luas KaruniaMu di Hari Raya Idul Fitri
Cecep Y Pramana Allaahu Akbar.. Allaahu Akbar..Allaahu Akbar. Laailahailallah Wallahu Akbar.. Allaahu Akbar Walillahilhamdu… Hari ini, umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia, merayakan hari kemenangan, Idul Fitri, setelah sebulan mencoba menahan diri dari lapar, dahaga dan kegiatan lain yang dilarang dilakukan selama bulan puasa. Walaupun shalat berjamaah, shalat tarawih, kajian keislaman lewat teknologi, bahkan…
Cahaya di Penghujung Ramadhan
Cecep Y Pramana Hidup merupakan rangkaian dari kesempatan-kesempatan yang datang dan pergi silih berganti, hingga batas umur yang ditakdirkan Allah SWT datang menjemput. Sangat beruntung setiap manusia, khususnya orang-orang yang beriman karena terjaga diatas kesadaran. Hari-hari dilalui dan diisi dengan taqarub kepada Allah SWT. Setiap lisan yang keluar dari bibirnya adalah bentuk dzikir kepada Allah…
Sebuah Tangisan Saat Ramadhan Pergi
Cecep Y Pramana Tak terasa, sesaat lagi Ramadhan meninggalkan kita dan tiap jiwa yang selalu mengharap ampunan dan keridhaan RabbNya merasa sedih, tetes air mata tak terasa membanjiri pipi. Ramadhan bulan pembawa rahmat, lalu sudahkah rahmat Allah SWT yang sangat luas melapangkan rongga dada yang penuh dosa dan maksiat ini menjadi keimanan yang kuat. Ramadhan…
Akhirat, Perjalanan Panjang Tiada Batas
Cecep Y Pramana Nabi SAW pernah menggambarkan bahwa hidup ini tidak ubahnya seorang musafir yang berteduh sesaat di bawah pohon yang rindang untuk menempuh perjalanan tiada batas. Oleh karena itu, bekal perjalanan tiada batas itu mesti disiapkan semaksimal mungkin. Karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa (QS. Al-Baqarah: 197). Allah SWT menggariskan kepada kita tentang kehidupan…
Evaluasi Diri Meraih Takwa di Akhir Ramadhan
Tak terasa, kita telah berada di penghujung akhir Ramadhan. Seakan baru saja kita menyambutnya, kini ia akan pergi meninggalkan kita. Tak ada yang tahu apakah kita akan menjumpai lagi Ramadhan tahun depan. Di penghujung akhir Ramadhan ini sepantasnya kita kembali mempertanyakan keseriusan setiap pribadi kita untuk meraih predikat takwa yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang…
Apakah Ramadhan Tahun Ini, Perpisahan Terakhir Kita
Cecep Y Pramana Datangnya bulan Ramadhan tak hanya dilakukan dengan menyiapkan bahan kebutuhan pokok makanan selama sebulan, menyiapkan kantong untuk berbelanja keperluan lebaran atau yang lainnya. Tetapi, Ramadhan adalah bulan beribadah selama sebulan penuh, dimana kita berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Terbaik dalam peningkatan ketakwaan dan keimanan, dengan taat adalah sebagai ukurannya. Taat kepada apa yang…
Ramadhan Mulia dan Kenikmatan Surga yang Sempurna
Surga adalah negeri yang penuh kenikmatan yang sempurna dan kemuliaan abadi yang tidak ada cela sama sekali. Berbagai kenikmatan telah Allah SWT persiapkan di surga. Dalam hadits qudsi, Allah SWT berfirman di dalam hadits qudsi: “Aku telah persiapkan untuk hamba hamba-Ku yang shaleh kenikmatan yang tak pernah dilihat mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan…
Besarnya Magnet Cinta dan Rindu Kepada Nabi Muhammad SAW
Cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW bukanlah sebuah ibadah biasa, bahkan merupakan alat cek-up keimanan kita. Cinta dan rindu kita kepada Nabi Muhammad SAW menjadi barometer sempurnanya iman. Suatu hari Umar bin Khatab jalan-jalan dengan Nabi SAW dengan berpegangan tangan. Umar merasa sangat bahagia, sangat dekat dan dicintai oleh Nabi SAW. Karena senang tapak…