Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Islam memberikan panduan dalam setiap perilaku dan perbuatan, ada yang bersifat petunjuk (preventif), kuratif ataupun yang bersifat rehabilitatif. Islam memandang persoalan perilaku manusia adalah integralistik, bukan saja merupakan tanggung jawab suatu disiplin ilmu tertentu atau dalil tertentu, melainkan suatu proses rekayasa sosial yang lebih luas. Pendidikan seks…
Tamasya Ke Surga (3): Derajat di Surga
“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang…
The Life of the Hereafter, the Eternal Life
By Cecep Asmadiredja In the Qur’an, Allah (SWT) always gives a comparison between the pleasures of the world and the pleasures of the afterlife so that humans will try to get a much better and eternal afterlife than the worldly pleasures that are in sight, even though the afterlife has never been seen by the…
Tamasya Ke Surga (2): Melihat Surga Dalam Satu Ayat
“Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar”. (QS Al Insan: 20) Surat Al-Insan, sesuai namanya, menjelaskan tentang manusia, perjalananya dan akhir kesudahannya. Akhir kesudahan manusia di dua tempat, surga atau neraka. Demikian pentingnya, Rasulullah SAW selalu membaca surat As Sajdah dan surat Al Insan…
Supaya Harta Tetap Berkah, Jangan Tunda Keluarkan Zakat
Cecep Asmadiredja Termasuk perkara yang kebanyakan manusia jatuh terjerumus kepadanya adalah menunda-nunda perkara kebaikan. Karena merasa masih memiliki waktu luang. Terkadang kita membiarkan waktu dan kesempatan yang ada untuk melakukan suatu kebaikan, sehingga di belakang hari datang sakit, kesibukan dan sesuatu yang lain akhirnya kita tidak mampu melaksanakan kebaikan tersebut. Jangan menunda atau menahan-nahan sebuah…
[Nasihat Kematian 6-6] Saat Rasulullah SAW Menuju Allah, Ar-Rafiqul A’la
Agar kematian kita menjadi indah, agar peringatan kematian berpengaruh sangat kuat, maka marilah kita mengetahui saat-saat terakhir Rasulullah SAW menuju Allah, Ar-Rafiqul A’la. Isyarat itu berawal ketika Rasulullah SAW menunaikan Haji Wada’ dimana beliau menyampaikan khutbah yang sangat menyentuh dan diawali: “Wahai manusia dengarkanlah ucapanku, sesungguhnya aku tidak tahu, mungkin tidak akan bertemu kalian lagi…
Love, Loyalty and Sincerity Khadijah RA, Sayyidah Quraisy Ath-Thahirah (2-2)
By Cecep Asmadiredja The Prophet told him all the events he had experienced. Waraqah said, “This (Gabriel) is Namus who Allah sent to Moses. O god, may I be alive when you are driven out by your people.” The Prophet asked, “Will they drive me out?” Waraqah replied, “Yes, right. No one is given a…
[Nasihat Kematian 5-6] Menyongsong Husnul Khotimah
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”. (QS Ali Imran 102). Kematian itu pasti terjadi pada setiap manusia, tetapi yang terpenting bagaimana agar akhir kehidupan kita di dunia, husnul khotimah (akhir kehidupan yang baik) dan tidak suul khotimah (akhir kehidupan yang buruk)….
Love, Loyalty and Sincerity of Khadijah RA, Sayyidah Quraisy Ath-Thahirah (1-2)
By Cecep Asmadiredja Khadijah Radhiyallahu ‘Anha (RA) was the first wife of the Prophet Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam (SAW) who was called Ummul Mukminin (mother of believers). His full name is Khadijah bint Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushay al-Quraisyiah al-Asadiyah. His mother was named Fatimah bint Zaidah bin Jundub. Khadijah RA was…
[Nasihat Kematian 4-6] Kehidupan Sesudah Kematian (Al-Hayaatu Ba’dal Maut)
Bagi orang beriman kematian merupakan salah satu fase dalam kehidupan yang panjang. Batas akhir dari kehidupan dunia yang pendek, sementara, melelahkan dan menyusahkan untuk menuju akhirat yang panjang, kekal, menyenangkan dan membahagiakan. Di surga penuh dengan kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan belum terlintas oleh pikiran manusia. Sementara bagi orang…