Menunda Amal Dakwah
@ Cecep Y Pramana Ada kalanya kita berkata, “Nanti”. Nanti ketika waktu lebih longgar, nanti ketika pekerjaan selesai, nanti ketika ilmu sudah lebih banyak, dan
Menulis | Menginspirasi | Menggerakkan
@ Cecep Y Pramana Ada kalanya kita berkata, “Nanti”. Nanti ketika waktu lebih longgar, nanti ketika pekerjaan selesai, nanti ketika ilmu sudah lebih banyak, dan
@ Cecep Y Pramana Ada kalanya kita begitu sibuk mencari jawaban, sampai lupa melihat sesuatu yang sebenarnya sudah ada tepat di depan mata. Kita mencari
@ Cecep Y Pramana Menjadi seorang murabbi (pembina/mentor) bukanlah sebuah pencapaian, melainkan sebuah amanah. Amanah yang menuntut kita untuk terus belajar, terus memperbaiki diri, dan
@ Cecep Y Pramana Halaqah bukan sekadar tempat untuk duduk, mendengar, dan menyelesaikan agenda mingguan. Ia adalah ruang pembinaan. Tempat hati dirawat, pemikiran diarahkan, kepribadian
@ Cecep Y Pramana Menjadi seorang murabbi (pembina/mentor) bukanlah tanda bahwa seseorang telah mencapai puncak ilmu, kesempurnaan iman, atau terbebas dari kekurangan. Sebaliknya, amanah itu
@ Cecep Y Pramana “Adab dalam menuntut ilmu, hormat dalam proses pembinaan, dan rasa syukur kepada orang yang menuntun. Adab merupakan fondasi utama dalam menuntut
@ Cecep Y Pramana Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, kehidupan seperti apa yang ingin kita jalani? Menjadi pribadi seperti apa yang ingin kita hadirkan
@ Cecep Y Pramana Kebahagiaan tidak selalu lahir dari keadaan yang ideal. Sering kali, kebahagiaan berawal dari keputusan yang kita ambil di dalam hati. Sebab,
@ Cecep Y Pramana Setiap orang memandang kehidupan melalui sebuah “kerangka”. Kerangka itulah yang membentuk cara kita memahami setiap peristiwa, menyikapi setiap ujian, dan mengambil
@ Cecep Y Pramana Suatu hari, seorang anak pulang dari sekolah membawa sebuah catatan tentang program “Keterampilan Hidup” yang sedang diterapkan di kelasnya. Program tersebut