Menempa Keteguhan Jiwa di Majelis UPA

@ Cecep Y Pramana Ada seorang anggota yang setiap pekan datang ke majelis UPA dengan wajah yang sederhana. Tidak selalu menjadi orang pertama yang datang.

Sinergitas dan Kolaborasi Struktur Tarbiyah dengan Pembimbing

@ Cecep Y Pramana Ada sebuah pemandangan sederhana yang sering luput dari perhatian. Di sebuah ruang pertemuan, beberapa orang duduk bersama. Tidak selalu dengan ruangan

Militansi Kader dalam Merekrut, Membina dan Memupuk Kebersamaan

@ Cecep Y Pramana Ada sebuah pertemuan kecil yang mungkin tidak pernah masuk berita. Beberapa orang duduk melingkar. Tidak ada panggung besar. Tidak ada sorotan

Enam Tahapan Pembinaan Ukhuwah Islamiyah

@ Cecep Y Pramana Pernahkah kita berdiri di depan sebuah bagunan tua yang megah, atau mungkin sebuah masjid bersejarah dengan menara yang menjulang tinggi, dan

Jiwa yang Terbina, Dakwah yang Terjaga

@ Cecep Y Pramana Ada seorang anggota yang hampir setiap pekan datang ke UPA dengan wajah yang sama. Sederhana. Tidak banyak bicara. Duduk mengikuti agenda,

Membaca Al-Qur’an dengan Terbata-Bata

@ Cecep Y Pramana Ada orang yang membaca Al-Qur’an dengan lancar, tajwidnya baik, makharijul hurufnya jelas. Suaranya pun indah ketika melantunkan ayat demi ayat. Tetapi

Cahaya di Atas Cahaya

@ Cecep Y Pramana Ada malam-malam ketika lampu di rumah menyala terang, layar telepon terus bercahaya, dan kota masih sibuk meski hari sudah jauh beranjak.

Merawat Hati dengan Al-Qur’an

@ Cecep Y Pramana Ada sesuatu yang sering kita rawat dengan sangat serius, tetapi sering lupa merawat sesuatu yang jauh lebih penting. Kita merawat tubuh

Pengarusutamaan Pemuda (PUP)

@ Cecep Y Pramana Ada sebuah pemandangan yang semakin sering kita lihat. Anak-anak muda duduk di ruang-ruang diskusi. Mereka berbicara tentang masa depan. Mereka membahas

Pengarusutamaan Al-Qur’an (PUA)

@ Cecep Y Pramana Ada sebuah pemandangan sederhana yang mungkin sering kita temui. Seseorang membuka Al-Qur’an setelah selesai shalat. Membaca beberapa halaman, kemudian menutupnya kembali