Tujuh Tahapan Dakwah Fardiyah
@ Cecep Y Pramana Tidak semua dakwah dimulai dari mimbar. Sebagian justru bermula dari sebuah pertemuan sederhana. Dua orang berbicara, saling mengenal, saling mendengarkan. Mungkin
Menulis | Menginspirasi | Menggerakkan
@ Cecep Y Pramana Tidak semua dakwah dimulai dari mimbar. Sebagian justru bermula dari sebuah pertemuan sederhana. Dua orang berbicara, saling mengenal, saling mendengarkan. Mungkin
@ Cecep Y Pramana Dakwah fardiyah sering kali dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana. Seseorang terlihat rutin hadir dalam salat berjamaah. Kita mengenalnya. Kita memperhatikan
@ Cecep Y Pramana Mengajak manusia mendekat kepada Allah Subhanahu wata’ala adalah pekerjaan yang mulia sekaligus penuh tanggung jawab. Tidak semua orang dapat disentuh dengan
@ Cecep Y Pramana Ada tanggal yang setiap tahun kita rayakan. Bendera merah putih dikibarkan. Lagu kebangsaan dinyanyikan. Upacara digelar. Berbagai perlombaan menghadirkan kegembiraan. Media
@ Cecep Y Pramana Dakwah fardiyah memiliki keindahan yang tidak selalu terlihat. Ia tidak selalu berlangsung di atas mimbar. Tidak selalu di hadapan banyak orang.
@ Cecep Y. Pramana Indonesia bukan hanya negara dengan wilayah yang luas. Indonesia adalah rumah bagi ratusan juta manusia dengan usia, pengalaman, pendidikan, karakter, dan
@ Cecep Y Pramana Ada masa ketika hidup terasa lapang. Ada pula masa ketika semuanya terasa berat. Penghasilan mungkin tidak sebanyak dulu. Rencana tidak berjalan
@ Cecep Y Pramana Menjadi pembina, pembimbing atau murabbi bukan sekadar menyampaikan materi setiap pekan. Pembina adalah pendamping perjalanan ruhani, penguat semangat, sekaligus sahabat yang
@ Cecep Y Pramana Ada sebuah pertanyaan yang layak direnungkan oleh setiap murabbi, pembina, pembimbing, dan anggota halaqah. Apakah UPA yang kita jalani benar-benar telah
@ Cecep Y Pramana Ada nikmat yang kita sadari ketika kehilangannya. Kita baru memahami arti kesehatan ketika tubuh mulai sakit. Kita baru merasakan berharganya waktu