Menghapus Jejak Dosa: Kembali Fitrah di Bulan Mulia
@ Cecep Y Pramana Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamdu. Allahu akbar kabiiraa, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi
@ Cecep Y Pramana Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar walillahil hamdu. Allahu akbar kabiiraa, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi
@ Cecep Y. Pramana Hari-hari terasa begitu cepat, Ramadhan hampir berlalu. Seakan baru kemarin kita menyambutnya dengan harapan dan doa, namun kini bulan yang penuh
@ Cecep Y Pramana Ramadhan adalah bulan yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi setiap muslim. Kehadirannya membawa suasana yang berbeda dalam kehidupan. Hati terasa lebih
@ Cecep Y Pramana Manusia tidak pernah hidup sendiri. Setiap orang dikelilingi oleh keluarga, teman, dan juga tetangga. Dalam kehidupan sehari-hari, tetangga adalah orang yang
@ Cecep Y Pramana Ramadhan bukan sekadar latihan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah undangan langit untuk memasuki sebuah transaksi spiritual yang agung. Di bulan
@ Cecep Y Pramana Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala yang masih memberi kita kesempatan menyelesaikan hari-hari Ramadhan hingga mendekati penghujungnya. Setiap detik yang tersisa
@ Cecep Y Pramana “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu
@ Cecep Y Pramana Setiap orang ingin tenang. Tenang dalam hati, dalam pikiran, dan tenang saat menghadapi masalah. Namun kenyataannya, hidup sering terasa penuh tekanan,
@ Cecep Y Pramana Di tengah hiruk pikuk kehidupan, manusia sering merasa harus selalu terlihat. Harus berbicara, harus menunjukkan sesuatu. Dunia digital memperkuat dorongan itu,
@ Cecep Y. Pramana Allah Subhanahu wata’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar”. (QS. Al-Qadr: 1). Ramadhan berjalan menuju penghujungnya. Hari demi