[22 Ramadhan] Menyempurnakan Ramadhan dengan Zakat Fitrah
@ Cecep Y Pramana Ramadhan adalah waktu yang penuh rahmat. Setiap hari di dalamnya memberi kesempatan bagi seorang muslim untuk membersihkan diri, memperbaiki niat, dan
@ Cecep Y Pramana Ramadhan adalah waktu yang penuh rahmat. Setiap hari di dalamnya memberi kesempatan bagi seorang muslim untuk membersihkan diri, memperbaiki niat, dan
@ Cecep Y Pramana Iman sering dipahami sebagai keyakinan yang tinggal di kepala, atau sekadar kepatuhan pada aturan. Padahal, iman sejatinya hidup di hati. Ia
@ Cecep Y Pramana Ramadhan hampir sampai di garis akhir dan waktu terasa cepat. Hari-hari yang kemarin kita sambut dengan penuh semangat, kini perlahan akan
@ Cecep Y Pramana Setiap orang ingin berinvestasi, ingin mendapat keuntungan, ingin masa depan yang aman, juga ingin hasil yang terus bertumbuh. Lalu kita belajar
@ Cecep Y Pramana Hidup berjalan cepat, target datang silih berganti, tuntutan pekerjaan, keluarga, dan mimpi pribadi sering membuat hati ini menjadi lelah. Di tengah
@ Cecep Y Pramana Selama satu bulan, Ramadhan melatih kita untuk menahan diri, menata kembali niat hidup, serta memperbaiki sikap dan kebiasaan. Puasa tidak hanya
@ Cecep Y Pramana Iman bukan hanya ucapan, status di media sosial, apalagi hanya identitas di KTP. Iman adalah keyakinan yang hidup di hati, diucapkan
@ Cecep Y Pramana Ramadhan bukan sekadar penanda pergantian bulan dalam kalender Hijriah. Bagi umat Islam, ia adalah tamu agung yang datang membawa anugerah langit:
@ Cecep Y Pramana Hidup sering bergerak terlalu cepat dan target datang bertubi-tubi. Pikiran jadi penuh, sedangkan hati menjadi lelah. Di tengah semua itu, Al-Qur’an
@ Cecep Y. Pramana Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah. Ia adalah bulan turunnya Al-Qur’an. Di dalamnya, Allah Subhanahu wata’ala menghadirkan petunjuk yang menata hidup manusia