[4 Ramadhan] Ramadhan, Hari-hari yang Terbatas
@ Cecep Y Pramana Bulan Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang, masjid dan mushola lebih hidup, dan hati lebih mudah
@ Cecep Y Pramana Bulan Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang, masjid dan mushola lebih hidup, dan hati lebih mudah
@ Cecep Y Pramana Ada rindu yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ramadhan hadir sebagai kegelisahan halus, perasaan kosong di tengah kesibukan, atau kelelahan
@ Cecep Y Pramana Dalam ajaran Islam, setiap ibadah selalu memiliki dua sisi, yaitu lahiriah yang tampak dan batiniah yang tersembunyi. Namun di antara seluruh
@ Cecep Y Pramana Bulan Ramadhan bukan sekadar jeda dari makan dan minum. Ia adalah ruang pembinaan (tarbiyah) jiwa, sebuah madrasah ruhani yang Allah Subhanahu
@ Cecep Y Pramana Marhaban ya Ramadhan.Terasa begitu cepat waktu berlalu. Hari demi hari kita lewati tanpa terasa, hingga kini bulan penuh keberkahan, ampunan, dan
@ Cecep Y Pramana Lintasan waktu kembali mengantar kita menuju gerbang Ramadhan. Bulan yang selalu disambut dengan rasa rindu dan kegembiraan. Bulan yang dahulu disambut
@ Cecep Y Pramana Setiap kali Ramadhan tiba, suasana batin umat Muslim seakan ikut berubah. Ada ketenangan yang menyelinap, ada harap yang perlahan tumbuh, dan
@ Cecep Y. Pramana Allah Subhanahu wata’ala telah menetapkan ketentuan-ketentuan ibadah dan mewajibkan pelaksanaannya. Sebagian dari hikmah-Nya, Yang Maha Kuasa, ialah bahwa Dia telah memberikan
@ Cecep Y. Pramana Idulfitri merupakan kesempatan untuk bersukacita dan bahagia, serta anugerah ilahi bagi orang-orang beriman untuk merasa telah melaksanakan ibadah dan mendapatkan keridhaan
@ Cecep Y. Pramana Tak terasa, kita telah berada di penghujung akhir Ramadhan tahun 1446 Hijriyah atau 2025 Masehi. Seakan saja baru kita menyambut kedatangannya,