Bangun Dari Lamunan
Harapan pudar bagai kabutjatuh bagaikan hujanmenetes bagaikan tangisaku menangis Apa yang kudapattak seperti yang kuingattak seingin yang kuucapdan tak sebayang yang kuharap Ku tersadarakan semua
Menulis | Menginspirasi | Menggerakkan
Harapan pudar bagai kabutjatuh bagaikan hujanmenetes bagaikan tangisaku menangis Apa yang kudapattak seperti yang kuingattak seingin yang kuucapdan tak sebayang yang kuharap Ku tersadarakan semua
Gelap..Aku tak bisa melihatMembuka mataDan melihat lembaran lama Lembaran lama yang kelamHingga ku tenggelamDalam lamunanDalam sedih yang mendalam Ku sangat terpurukBagaikan mimpi buruk menerpaBagai ombak
@ Cecep Y Pramana Hal ini sangat sederhana dan mudah untuk menjadi bahagia. Bagian tersulit adalah meyakinkan diri sendiri, dan ia dapat melewati penolakan kita
@ Drs. DH Al Yusni, M.Sos. Selama pandemi, karena situasi wabah kita bertemu melalui Zoom meeting. Lama kelamaan kitapun terbiasa dan akhirnya keasyikan menikmati pertemuan
@ Cecep Y Pramana “Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu
@ Cecep Y Pramana Ya Allah, Ya Rabb, hanya dalam kuasa-Mu segala apa yang terjadi pada hamba-Mu ini, tiada daya dan upaya selain keagungan-Mu. Ya
@ Cecep Y Pramana Tidak ada satu makhluk yang Allah Subhanahu wata’ala ciptakan kekal selamanya di dunia ini. Apakah dia seorang yang baik, kaya, miskin,
@ Cecep Y Pramana Agar pekerjaan tidak terlalu sulit, lebih baik mulailah melakukannya sekarang. Untuk mempersingkat perjalanan, lebih baik mulailah bergerak sekarang. Jika tantangannya hanya
@ Cecep Y Pramana Kita tidak menemukan makna sebanyak kita membuatnya. Dalam bidang kehidupan apa pun, makna yang kita alami adalah fungsi dari apa yang
@ Cecep Y Pramana Kita akan berterima kasih kepada diri sendiri jika memberikan kesempatan secara teratur. Kita akan menghargai kekuatan baru yang kita kembangkan dengan