Oleh: Cecep Y Pramana Siapakah engkau, wahai istri, yang menyelinap ke dalam kehidupanku? Kita berdua hadir dari dimensi ruang dan waktu yang berbeda. Bahkan, kita saling tidak mengenal satu sama lain. Namun, mengapa disaat berjumpa, seketika kita saling mempercayai untuk membangun biduk kebersamaan, dalam perjalanan rumah tangga Sungguh, begitu mulia,
Month: February 2019
Sadari, Takkan Ada Kegagalan Bila Tak Mencoba
Kita takkan dapat dikalahkan sampai kita keluar dari pikiran kita sendiri. Tak ada penaklukan kecuali berasal dari dalam diri sendiri. Kita tak memiliki halangan yang tidak bisa diatasi selain kelemahan yang menyatu pada diri kita. Bayangkan, kita berada di sebuah perjalanan panjang. Junjunglah visi sukses pribadi kita sendiri. Dan pada
Tak Ada Kata ‘Terlambat’ Untuk Terus Berusaha
Jangan risaukan berapa usia kita sekarang. Ada pepatah yang mengatakan, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Bahkan, tiada kata terlambat untuk memulai langkah di jalan keberhasilan kita. Bagaimana pun usia kita sudah lewat dan tak perlu ditarik kembali. Tak ada kata ‘tua’ untuk dapat terus berusaha pada kebaikan-kebaikan dari
Keberanian Menapakkan Langkah Keberhasilan Kita
Kita telah menuliskan tujuan dan mengetahui arah yang harus dituju, maka semua itu tidak akan tercapai bila kita tidak bersedia mengambil langkah pertama. Bagian terberat dalam perjalanan keberhasilan kita adalah keberanian untuk menapakkan langkah pertama kita. Seluruh inti terwujudnya keberhasilan kita terletak pada saat kita memulainya. Begitu kita telah memulai,
Tetap Optimis, Walau Masa Itu Telah Terlewati
@ Cecep Y. Pramana, S.Kom., S.Ag., S.Sos., M.M., M.Sos., M.I.K. Masa lalu telah lewat dan berakhir. Sudah selesai. Jaman, dimana kita masih ABG (Anak Baru Gede), masih SMA atau kuliah. Ia telah membawa kita kemana kita berada sekarang, saat ini. Dan kita dapat belajar banyak dari hal itu. Kita bahkan
Ijab Kabul, Sahnya Sebuah Pernikahan
Oleh: Cecep Y Pramana Saya pernah ditanya, apakah menikah tanpa penghulu itu sah atau tidak. Tentunya, sahnya sebuah pernikahan, yang terpenting dan sangat menentukan yaitu adanya ‘Ijab Kabul’ antara ayah kandung dari pengantin wanita, yaitu sebagai walinya dengan calon menantu laki-lakinya. Intinya adalah wali tadi menikahkan anaknya dengan calon suaminya
Ciptakan Pendekatan yang Lebih Baik
Ketika satu pendekatan tidak berhasil, maka ada satu lagi yang akan berhasil. Pelajari, sesuaikan, adaptasi, jelajahi, temukan, inovasi, dan ciptakan pendekatan yang lebih baik. Ketika rencana kita tidak membawa hasil yang diinginkan, maka hal itu tidak ada alasan untuk menyerah. Tetapi sebaliknya, bekerjalah untuk mengembangkan rencana baru dan rencanakan rencana
Temukan dan Aktifkan Komitmen Diri
Di suatu tempat, berkomitmenlah untuk bergerak maju, tidak peduli apa yang akan orang katakan. Temukan komitmen itu dan aktifkan diri. Suatu tempat dalam hidup kita adalah tujuan yang dapat mendorong kita melewati semua perlawanan. Terhubung dengan tujuan itu, jagalah agar tetap kuat dan berada di garis terdepan kesadaran kita. Setiap
Siapkan Untuk Peluang
Kita tidak dapat menjalankan dan mengejar peluang yang telah kita lewatkan. Namun kita dapat mempersiapkan diri untuk yang berikutnya, yang pasti akan datang. Alasan kita melewatkan kesempatan terakhir adalah karena kita tidak segera mengenalinya. Waktu untuk meraih peluang adalah sebelum terbayar. Peluang bukanlah tumpangan gratis yang hanya tersedia bagi mereka
Jangan Takut untuk Menikah
Oleh: Cecep Y Pramana Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah SWT berfirman: “Di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya”. (QS Ar Rum: 21). Secara fitrah, dengan menikah akan memberikan ketenangan