[9 Ramadhan] Tetap Infak dan Sedekah Meski Lapang Maupun Sempit
@ Cecep Y Pramana Tidak sedikit orang menunda bersedekah karena merasa hidupnya sendiri masih pas-pasan. Kebutuhan belum tuntas, sedangkan tanggungan masih banyak. Ada rasa takut
@ Cecep Y Pramana Tidak sedikit orang menunda bersedekah karena merasa hidupnya sendiri masih pas-pasan. Kebutuhan belum tuntas, sedangkan tanggungan masih banyak. Ada rasa takut
@ Cecep Y Pramana Ramadhan adalah bulan yang istimewa, namun juga menantang. Di satu sisi, ia membawa cahaya spiritual dan harapan baru. Di sisi lain,
@ Cecep Y Pramana Terlihatnya bulan sabit baru selalu membawa pesan yang sama dari tahun ke tahun, yaitu sebuah undangan lembut untuk berhenti sejenak dan
@ Cecep Y Pramana Dunia berubah dengan cepat, cara bekerja dan belajar pun berubah dengan cepat. Bahkan cara berbagi kepedulian pun ikut berubah. Kini, sedekah
@ Cecep Y Pramana Sahur sering dianggap rutinitas biasa. Padahal di balik waktu yang sunyi ini, tersimpan kekuatan besar. Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar.
@ Cecep Y Pramana Bulan Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang, masjid dan mushola lebih hidup, dan hati lebih mudah
@ Cecep Y Pramana Zakat bukanlah sekadar kewajiban administratif. Zakat adalah ibadah penyucian harta dan jiwa yang membersihkan hati dari kikir serta egoisme. Berzakat adalah
@ Cecep Y Pramana Ada rindu yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ramadhan hadir sebagai kegelisahan halus, perasaan kosong di tengah kesibukan, atau kelelahan
@ Cecep Y Pramana Dalam ajaran Islam, setiap ibadah selalu memiliki dua sisi, yaitu lahiriah yang tampak dan batiniah yang tersembunyi. Namun di antara seluruh
@ Cecep Y Pramana Bulan Ramadhan bukan sekadar jeda dari makan dan minum. Ia adalah ruang pembinaan (tarbiyah) jiwa, sebuah madrasah ruhani yang Allah Subhanahu