Ujian Keimanan

Oleh: Syamsu Hilal Allah SWT menegaskan bahwa di dalam keimanan itu ada ujian. Dengan menguji iman, kualitas ketaqwaan seseorang akan berbeda-beda. Semakin kokoh keimanan seseorang, semakin berat ujiannya. Ujian keimanan harus ada untuk mematangkan dan mengokohkan keimanan itu sendiri. Orang-orang Mukmin yang lulus dalam ujian keimanannya dan merasa tenang dengan

Energi Pencapaian

Biarkan kedamaian mengisi relung hati kita. Izinkan tujuan untuk kembali kepada kesadaran kita. Ketidaknyamanan dan frustrasi akan memudar. Sekarang adalah waktu kita untuk peduli, fokus pada apa yang penting, untuk mencintai, dan untuk mengalami hal-hal yang nyata. Rasakan keinginan untuk membuat perbedaan, yang menyala terang di dalam. Tunggangi energi dari

Gajah di Pelupuk Mata Tak Terlihat, Semut di Seberang Lautan Kelihatan

Salah satu pekerjaan yang paling menyenangkan namun beresiko tinggi adalah mencari cari kesalahan orang lain. Kenapa menyenangkan, karena perbuatan itu dapat membuat orang yang melakukannya jadi terlena dan lupa tentang kelemahan yang ada pada dirinya sendiri. Sedangkan disebut bersiko tinggi, karena perbuatan mencari-cari kesalahan orang lain tersebut dapat menimbulkan permusuhan,

Carilah Yang Baik

Kita akan menemukan apa yang kita cari, karena itu carilah yang baik. Bahkan di hari yang menurut kita buruk sekalipun, tetaplah cari yang baik. Carilah hal baik dari orang yang kita temui. Carilah yang baik dalam situasi dimana kita menemukan diri ini dalam masalah, kekecewaan, frustrasi dan dalam keterlambatan. Seringkali,