Dakwah Adalah Cinta
@ Cecep Y Pramana Memang seperti itu dakwah. Ia bukan sekadar tugas, tetapi ia adalah cinta. Cinta yang pelan, namun dalam. Cinta yang tidak hanya
@ Cecep Y Pramana Memang seperti itu dakwah. Ia bukan sekadar tugas, tetapi ia adalah cinta. Cinta yang pelan, namun dalam. Cinta yang tidak hanya
@ Cecep Y Pramana Ada satu kisah yang sederhana, tetapi sarat makna. Seorang prajurit muslim, Rabi’ bin ‘Amir, datang menemui panglima besar Persia, Rostam Farrokhzad.
@ Cecep Y Pramana Keberanian sering disalahpahami. Ia dianggap sebagai sikap nekat, spontan, atau tanpa pertimbangan. Padahal dalam nilai Islam, asy-syaja’ah (keberanian) justru lahir dari
@ Cecep Y Pramana Kita hidup di zaman yang serba cepat, serba terbuka, dan serba terlihat. Namun, di balik itu ada sesuatu yang perlahan melemah.
@ Cecep Y Pramana Menjadi seorang pembina (murabbi dan murabbiyah) bukan hanya sekadar menyampaikan materi, tetapi ia adalah perjalanan panjang membentuk jiwa. Di sana ada
@ Cecep Y Pramana Keberanian dalam Islam bukan sekadar soal keberanian menghadapi risiko. Ia tumbuh dari hati yang lurus, dari keyakinan kepada Allah Subhanahu wata’ala
@ Cecep Y Pramana Tarbiyah tidak hanya membentuk pribadi yang baik, keluarga yang hangat, atau masyarakat yang peduli. Tarbiyah melangkah lebih jauh. Ia mengarah pada
@ Cecep Y Pramana Tarbiyah tidak berhenti pada diri dan keluarga. Ia bergerak lebih luas, menyentuh ruang sosial, dan memberi arah bagi kehidupan masyarakat. Seorang
@ Cecep Y Pramana Tarbiyah tidak berhenti pada pembentukan pribadi. Ia meluas, meresap, lalu membentuk ruang yang lebih besar bernama keluarga. Dari sinilah arah kehidupan
@ Cecep Y Pramana Pembinaan (tarbiyah) bagi wanita muslimah bukan sekadar proses belajar. Ia adalah perjalanan dalam pembentukan diri. Untuk membentuk kepribadian integral yang mencakup