Dunia Sementara, Akhirat Selamanya
@ Cecep Y Pramana Kehidupan dunia ini bukanlah tempat menetap, melainkan ruang singgah. Ia hadir sebagai ladang amal, tempat kita menanam kebajikan yang kelak akan
@ Cecep Y Pramana Kehidupan dunia ini bukanlah tempat menetap, melainkan ruang singgah. Ia hadir sebagai ladang amal, tempat kita menanam kebajikan yang kelak akan
@ Cecep Y Pramana “Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu
@ Cecep Y Pramana Manusia memiliki akhir hidup yang sama, yakni kematian, dan masuk ke alam kubur seperti yang seharusnya. Apa pun bentuk kekuasaan dan
@ Cecep Y Pramana Waktu hidup ini terlalu singkat. Baru saja datang zuhur tahu-tahu sudah masuk waktu ashar, baru saja ashar tahu-tahu sudah masuk waktu
@ Cecep Y Pramana Surga merupakan kerinduan setiap jiwa umat manusia sebagai kediaman di masa kekekalannya kelak. Surga, itulah puncak tujuan dan harapan yang tertanam
Pramana Asmadiredja Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memberikan perbandingan antara kenikmatan dunia dan kenikmatan akhirat agar manusia mau berusaha mendapatkan kehidupan akhirat yang jauh lebih baik
Bagi orang beriman kematian merupakan salah satu fase dalam kehidupan yang panjang. Batas akhir dari kehidupan dunia yang pendek, sementara, melelahkan dan menyusahkan untuk menuju
Cecep Y Pramana Nabi SAW pernah menggambarkan bahwa hidup ini tidak ubahnya seorang musafir yang berteduh sesaat di bawah pohon yang rindang untuk menempuh perjalanan
@ Cecep Y PramanaS.Kom., S.Ag., S.Sos., M.M., M.Sos., M.I.K Di dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wata’ala selalu memberikan perbandingan antara kenikmatan dunia dan kenikmatan akhirat agar
Berbahagialah menjadi orang yang selalu meyakini bahwa selepas kehidupan dunia ini ada perhitungan yang begitu detail oleh Allah SWT kepada kita. Karena itu, orientasi hidup