Jawab Panggilannya, Jangan Diam

Berhentilah mengarang cerita tentang mengapa kita tidak bisa. Tapi mulailah dengan mengambil inisiatif dan lakukan apa yang kita bisa, walau hal itu kecil nilainya. Kita mampu melakukan banyak hal hebat jika kita hanya akan melakukannya. Biarkan tujuan otentik mendorong kita untuk bertindak, sekarang dan saat ini juga. Kondisinya tidak sempurna,

Saat Diuji Oleh Kehidupan

Apakah kita ingin tahu apa yang mampu kita lakukan? Lalu dapatkan diri kita dalam situasi dimana kita akan diuji seumur hidup. Kita tidak dapat memperoleh kemampuan dan kepercayaan hanya dengan mengagumi mereka dan menginginkannya. Kita harus diuji dan ditantang. Cara untuk mengetahui dengan pasti bagaimana melakukan sesuatu, adalah dengan melakukannya.

Melebihi Harapan Kita

Tidakkah menyenangkan jika kita terbebas dari beban tertentu? Tidakkah menyenangkan jika kita menjalani hidup dengan cara yang persis kita inginkan? Ya, tentu saja hal itu akan menyenangkan, dan pada kenyataannya, hal itu akan menyenangkan. Jadi, buatlah diri kita bekerja untuk mewujudkannya. Berharap itu menyenangkan, namun kita bisa melakukan jauh lebih

Fokuslah Pada Yang Kita Tuju

Jangan biarkan kesadaran kita menjadi encer, menjadi tidak berarti oleh akumulasi rangsangan acak yang membingungkan. Bimbinglah diri kita dengan niat jelas dan motivasi kuat melalui pengalaman yang bermakna dan otentik. Sepenuhnya berada di tempat kita. Dan fokus sepenuhnya pada apa yang kita lakukan. Jika kita mencoba beberapa hal sekaligus, maka

Hargai Hidup Kita

Saat ini, kita memiliki kehidupan, kesadaran, kecerdasan, waktu dan ruang untuk bertindak. Kita juga memiliki kemampuan untuk terhubung (bersosialisasi) dengan orang lain, peluang untuk mengamati, belajar, peduli, bahkan membuat perbedaan. Kita dapat berpikir dan merencanakan, bertindak, dan juga menciptakan. Kita dapat merasakan dan juga membuat pilihan yang baik dan cerdas.

Motivasi Ramadhan #11: Ramadhan Penuh Makna, Mendidik dan Menggembleng Orang Beriman

Ramadhan datang dengan penuh makna. Namun, banyak di antara kita yang masih terlena. Ramadhan datang membawa misi, yaitu mendidik (tarbiyah) sekaligus menggembleng orang-orang yang beriman. Dengan datangnya bulan Ramadhan, umat Islam di tarbiyah untuk patuh kepada perintah Allah SWT. Dan inilah poin terpenting, karena kepatuhan kepada Allah SWT merupakan esensi

Ramadhan (1): Marhaban Ya Ramadhan, Ramadhan Mubarak

‘Marhaban Ya Ramadhan’, selamat datang Ramadhan. Di berbagai grup whatsapp (WAG), telegram, facebook, instagram, youtube dan media online lainnya, ungkapan ‘Marhaban Ya Ramadhan’, selamat datang Ramadhan, memenuhi rubrik dengan berbagai ekpresi variatif. Juga di masjid, musholla, televisi, dan radio, menambah semangat bulan Ramadhan. Bahkan seluruh media, baik televisi maupun radio